My First Students Part VI: Brain Gym

Ada sesuatu yang kurang jika saya melupakan hal ini; Brain Gym. Brain Gym atau bisa diterjemahkan Senam Otak merupakan tema penelitian saya yang agak terbengkelai karena berbagai macam urusan. Ini bukan merupakan metode pembelajaran, hanya salah satu teknik yang digunakan untuk memotivasi siswa atu intinya siswa lebih tenang dalam belajar (harapannya). Jadi, ceritanya tugaa akhir (skripsi) saya melakukan eksperimen di kelas XI IPS (2 kelas) dengan menerapkan teknik Brain Gym. Judul yang saya ajukan kurang lebih “Eksperimentasi Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD yang Diawali dengan Brain Gym pada Materi Limit Fungsi”.  Kooperati karena sudah biasa diajarkan, tipe STAD karenaa kemudahannya, materi Limit Fungsi karena kesukarannya dan Brain Gym karena banyak siswa yang memiliki prederensi gaya belajar kinestetik di kelas IPS. Dan hasilnya tidak cukup menggembirakan. Kelas XI IPS I (tanpa Brain Gym) memiliki nilai rataan yang lebih rendah disbanding kelas XI IPS 2 (dengan Brain Gym). Namun, ketika diuji ternyata perbedaan itutidak signifikan atau dengan kata lain tidak ada perbedaan hasil belajar matematika baik itu diawali dengan Brain Gym atau tanpa diawali dengan Brain Gym. Banyak faktor yang mempengaruhinya. Saya tetap akan melakukan eksperimen Brain Gym di kelas atau sekolah yang lain tentunya dalam waktu yang lama, misalnya 1 semester atau 1 tahun sehingga hasilnya lebih signifikan.

Tak mengapa hipotesis pertama tertolak, toh akhirnya saya lulus juga meskipun dengan nilai yang pas-pasan. Saya tetap mengucapakan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada siswa-siswa yang telah bekerja sama dalam penelitian saya ini. Mereka mau menjadi objek dalam penelitian saya.

Berikut ini adalah aktivitas siswa dalam Brain Gym yang berhasil tertangkap kamera.

Water: minum secukupnya sebelum belajar

Brain Button

Cross Crawl

Cross Crawl: slow down

Cross Crawl: semangat sekali nih

Hooks-Ups Fase I: preparing, kayak pocongg!

Hooks-Ups Fase I: ada penampakan di belakang

Hooks-Ups Fase II: rapatkan kedua ujung jari, tarik napas dalam-dalam keluarkan melalui mulut

Selesai, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD.

Budayakan tinggalkan komentar dengan bijak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s