Rio (2011): Love at First Fight

Seluruh dunia tahu, dalam hal menggabungkan teknologi animasi dan cerita, Pixar merupakan salah satu yang terbaik. Orang-orang berbakat di Blue Sky Studios (yang bertanggung jawab untuk  film Ice Age) telah membuat langkah luar biasa dengan merelease film Rio.

Rio 2011

Ini adalah kisah cinta yang dikemas dalam bentuk cerita binatang. Sepertinya tidak semua film animasi bercerita tentang kehidupan anak-anak. Rio (2011) mengekor kesuksesan film Alpha and Omega yang mengisahkan dua serigala yang dimabuk cinta. Lihat saja wallpaper disamping: Love at First Fight. So romantic . Tema yang tak asing jika sering menonton sinetron-sinetron Indonesia.

Oke, setelah tertangkap dari hutan asalnya di Rio de Janeiro, dan tidak pernah belajar terbang, Blu (Jesse Eisenberg) menemukan dirinya dibesarkan di Minnesota bersama dengan linda (Leslie Mann), seorang wanita muda kutu buku dan baik hati. Suatu hari, seorang ahli burung langka dari Rio datang ke dalam kehidupan mereka, mencarinya untuk memasangkan dengan seekor burung lain. Mereka  pergi ke Brazil sehingga Blu, pejantan terakhir dari spesiesnya (macaw biru yang langka), dapat berkembang biak dengan Jewel (Anne Hathaway) , betina terakhir yang ternyata adalah macaw yang masih liar. Tentu saja Linda tidak dapat menyangkal kesempatan ini, meskipun dia masih prihatin tentang bagaimana Blu, keamanan dan jauhnya jarak rumah.

Sampai akhirnya Blu dan Jewel beretemu.  Jewel tidak begitu banyak tertarik dalam pertemuan itu karena dia berusaha mencari jalan untuk melarikan diri. Namun, mereka tertangkap pencuri lokal. Dengan berpura-pura mati mereka kemudian terlepas dan tersesat ke hutan dengan perasaan jengkel Jewel karena ternyata Blu tidak bisa terbang. Meskipun dirantai mereka bisa melarikan diri. Selanjutnya film mengisahkan bagaiman usaha Blu dan jewel melepaskan rantai yang membelenggu mereka dan pencarioan Linda dan Tulio atas hilangnya Blu dan Jewel

“Rio” jelas sebuah film menyenangkan – itu membuat saya senang untuk membahasnya. Penggemar animasi berkualitas dan komedi musical pasti tidak akan mau ketinggalan. Di beberapa bagian akan ditemui lantunan beberapa penyanyi semisal rapper wil.i.am, suara jazz Jamie Foxx dan George Lopez.

 

Adalah Carlos Saldanha sutradara Rio. Penggemar  ICE AGE pasti tidak asing lagi karena, dialah sutradara dua film sekuel ICE AGE (Ice Age 2: The Meltdown dan Ice Age 3: Dawn of the Dinosaurus). Rio adalah film animasi ketiganya dimana dia bertindak sebagai sutradara langsung di bawah Blue Sky Studio (Studio yang sama yang membuat Ice Age). Carlos Saldanha sepertinya suka sekali mengangkat hewan langka yang sudah punah atau hampir punah menjadi karakter utamanya. Di Ice Age dia mennggunakan hewan-hewan purba zaman es dan di RIO, Saldanha memakai Spix’s Macaw sebagai tokoh sentral yang adalah spesies macaw yang langka.

Tema cerita yang diangkat dalam film Rio bukanlah tema yang baru. Film ini menarik karena menampilkan permainan warna yang mencolok. Lihat saja warna bulu Blu dan Jewel, kemudian teman-temannya dan tokoh2 jahat. Mereka memppunyai warna yang khas. Meski bercerita standart, Carlos Saldanha menyajikan dengan momen-momen yang tepat serta humor-humornya yang mampu mengocok perut. Belum lagi kita melihat tingkah polah para burung-burung konyol disini. Aku paling suka melihat karakter Pedro dan Nico. Semua karakter-karakter disini tidak akan tampak hidup jika tidak dibarengi dengan dubber-dubbernya yang memberi nyawa pada burung-burung ini.

RIO yang secara tidak langsung memberitahu kita pesan moral untuk menjaga kelestarian hewan-hewan langka adalah film animasi yang bisa menjadi film pelepas kepenatan. Tak salah jika imdb memberikan rating 7.1 pada film Rio (2011). Tapi menurut aku 7.9/10 bisa diberikan.

imdb Rating: 7.1/10
Sutradara: Carlos Saldanha
Pengisi Suara: Jesse Eisenberg, Anne Hathaway, Jamie Foxx, Leslie Mann

The Smurfs 2011

Satu lagi film animasi semisal Scooby Doo dan Alvin and The Chipmunks; The Smurfs. The Smurfs [Movie 2011] yang di angkat dari komik Belgia ini bercerita tentang kehidupan yang bahagia makhluk biru berumah jamur. Pada suatu hari, iba-tiba seorang penyihir jahat Gargamel (Hank Azaria) dan kucingnya yang manis Azrael berhasil menemukan jalan menuju dunia smurfs. Ahkirnya terjadi kejar-kejaran antara penyihir dan kucingnya dengan para smurfs sehingga salah satu dari para smurts; Clumsy (Anton Yelchin)  melarikan diri ke jalan yang salah.

Mengetahui kesalahan itu para Smurfs lalu mengejar Clumsy untuk mengingatkan sehingga akhirnya mereka sampai pada danau terlarang pada malam bulan biru dimana terbuka sebuah portal menuju dunia saat ini. Terjebak antara portal dan penyihir Clumsy dan teman-temannya terpaksa melewati portal tersebut sehingga terdampar di dunia sekarang. Dalam pelariannya dari kejaran penyihir jahat, Clumsy terjebak dalam sebuah kotak yang akhirnya membawanya bertemu dengan Patrick (Neil Patrick Harris) dan Grace (Winslow Jayma Mays). Selanjutnya film mengisahkan bagaimana usaha The Smurfs menemukan mantra agar bisa kembali ke dunia smurfs.

Banyak  kritikus film dan fans berat The Smurf  yang kecewa dan mencaci – maki film ini. Ini karena setting The Smurfs di New York. Saya sendiri merasa kecewa pas lihat ternyata ini bukan murni film animasi. Kebanyakan film campuran animasi dan manusia tidak terlalu bagus, contohmya saja Yogi Bear. Yang membuat saya ingin nonton film ini karena tampilan para smurfs yang berwarna biru, sangata menarik. Ada sedikit tampilan kehidupan mereka, di perumahan jamur yang lucu. Sayangnya mereka lebih banyak tampil di dunia sekarang. Yah, mungkin di film ini ada beberapa humor yang menarik, tapi menurut saya film ini masih di bawah Alvin and The Chipmunk. Walaubagaimanapun  unsur fun the Smurfs hampir pasti membuat penonton terhibur. Beragam tingkah  laku unik para Smurfs dan petualangan mereka di New York cukup lucu dan asyik untuk diikuti.

Genre: Adventure, Comedy, Family

Release Date:August 3, 2011

Distributor:Columbia Pictures

Duration:102 minutes

Starring: Neil Patrick Harris, Jayma Mays, Sofia Vergara, Hank Azaria, Anton Yelchin, Jonathan Winters, Katy Perry, Alan Cumming, Fred Armisen, George Lopez, Paul Reubens, John Oliver, Kenan Thompson, B.J. Novak, Jeff Foxworthy, Wolfgang Puck, Gary Basaraba, Tim Gunn

Mozilla Firefox 8.01: Sekuel Mozilla Firefox 7.01

Beberapa hari yang lalu Mozilla telah merilis versi terbarunya yaitu Mozilla Firefox 7.01. Padahal baru hitungan hari Mozilla Firefox 6.01 dirilis. Mozilla gila atau apa ya? Saya jadi bingung. Kalau dilihat kembali Mozilla Firefox 3 dan versis lanjutnya, upgradenya lumayan lambat. Setelah Mozilla Firefox 4.01 rilis, tiba-biba loncat ke versi 5, 6 dan 7. Dan sekarang, Mozilla yang gila itu udah menyiapkan sequelnya, yaitu Mozilla Firefox 8, tapi sekarang masih beta version.Bagi teman-teman lebih baik jangan upgrade ke 8 beta. Tunggu aja. Tak berapa lama lagi aka ada rilisnya. Kecuali mau kasih masukan buat firefox.

OK. Sebenarnya ketika pertama kali Firefox 4.01 rilis, browser itu masih kalah dibanding Google Chrome (menurutku). Tapi setelah diaupgrade terus firefox memang bisa dikatakan browser tercepat. Namun ada kelamahannya, kadang-kadang juga lambat. Wajar saja karena Firefox menggunakan RAM yang cukup besar. Kabarnya di Firefox 7.01 penggunaan RAM akan dihemat sekitar 30%.

Nah, untuk Firefox 8 nanti, rencana akan lebih cepat, lebih aman, lebih mudah untuk digunakan dan tampilan baru. Dari dulu seperti itu lah promosi firefox, kenyaannya ya emang lumayan lah. Semoga memang jauh lebih cepat. Rilis Firefox terbaru ini menetapkan standar baru untuk inovasi web browser. Firefox yang memakai memory kecil, cepat dan mudah digunakan, dan menawarkan banyak keuntungan dibandingkan browser web lainnya, seperti tabbed browsing dan kemampuan untuk memblokir jendela pop-up. Lihat halaman Web dengan cara yang lebih cepat, menggunakan sedikit dari memori komputer Anda. Kita tunggu apa hasilnya. (more…)