Kapsul Waktu

Manusia adalah makhluk yang fana. Kematian pasti akan menghampiri setiap manusia. Tak peduli pada usia yang sudah senja, atau pun bayi yang belum melihat dunia, maut bisa datang kapan saja.

Kematian yang indah akan meninggalkan jejak-jejak yang elok untuk dikenang. Kematian yang buruk tak akan diingat dan tak diharapkan walaupun hanya pada mimpi-mimpi.

Setiap kematian meninggalkan kenangan. Kenangan itu akan sirna seiring matinya manusia yang membawa kenangan itu. Tapi, kenangan itu masih bisa diceritakan lagi jika dituliskan dan disimpan dalam tempat yang aman.

Kapsul WaktuNair al Saif

Advertisements

PR Terakhir

PR Terakhir

Tidak ada batas waktu.
Jadilah orang yang bahagia.
Saat kalian mulai mengerjakan tugas ini, mungkin aku sudah ada di surga.
Tidak usah buru-buru mengerjakannya. Kalian bebas menggunakan waktu yang dimiliki.
Tapi suatu hari, tolong kumpulkan padaku dan katakan, “Aku sudah melakukannya. Aku sudah bahagia.”
Aku akan menunggu.*

Apa yang terfikir ketika membaca tulisan tersebut? Sedih? Jujur saja, saya bukan lagi seorang siswa, tetapi begitu membaca tulisan dan kisah dibalik tulisan tersebut tak terasa air mata saya mengalir. Click here for continue reading

Baidu Indonesia (Part I)

Well, setelah sekian lama akhirnya saya dengan keberanian muncul ke permukaan, haha seperti penjahat saja. Ok, kali ini kemunculan saya bisa dibilang comeback layaknya penyanyi yang kembali mo merelease single atau album. Saya terlalu menghayal mungkin.Jadi bingung bagaimana memulai memulai menulis tulisan ini. Begitulah pisau kalau jarang diasah atau ga pernah diasah sama sekali, akan susah bahkan cuma untuk memotong rumput.

Well, tak perlu panjang lebar comeback saya kali ini karena ingin memperkenalkan sebuah perusahaan yang sedang berkembang khususnya di Indonesia, yaitu Baidu.
baidu

Bagi kalian yang sering berkecimpung di dunia maya mungkin sudah ga asing lagi apa itu Baidu. Penjelasan saya kali ini mungkin berupa gambaran awal saja. Jadi, nanti akan saya lanjutkan ke bagian seterusnya dan seterusnya.

Ok, Baidu yang saya ketahui sejenis Googlenya China. Tahu sendiri kan apa yang sudah dihasilkan oleh Google; Android, Google Chrome, Playstore, You Tube, Google + dan lain-lain. Nah, Baidu hampir sama juga seperti Google.

Well, sebelum melanjutkan ke pembahasan lain saya ingin kasih tau ke pembaca kalau dari Baidu sedang melakukan sebuah program. Nah dari program tersebut alhamdulilah saya dapat beberapa hadiah kecil tapi menarik, yaitu:

1. Discovery Tripod

2. Kipas Angin

3. Mesin Jahit Mini

4. Bola Kaki

5. Power Bank 10.400 mAH.

Itu hadiah-hadiah yang berhasil saya kumpulkan. Karena tidak terlalu ulet jadi hanya dapat seitu. Kalau user lain yang lebih ulet mereka ada yang berhasil medapatkan Laptop, Smartphone Asus, LG G2, TV dll yang lebih mahal.

Berminat? Coba unduh aplikasi ini bit.ly/1Gatb6G (untuk android).

Dan jangan lupa nantikan postingan saya di Part II.

Monsieur Lazhar: Kepompong yang Tak Pernah Menjadi Kupu-Kupu

Pohon dan Kepompong
MLa2
Setelah kematian tidak adil,
tidak ada yang perlu dikatakan
Tidak ada sama sekali.
Sebagaimana kecantikan.

Dari cabang pohon zaitun,
ada tergantung sebuah kepompong kecil berwarna zamrud.
Besok akan menjadi kupu-kupu, dibebaskan dari kepompong itu.
Pohon itu senang melihat kepompong telah tumbuh,
tapi diam-diam, ia ingin agar kepompong ini bersamanya sedikit lebih lama.
“Selama dia ingat saya.”

Yang melindunginya dari hembusan,
menyelamatkannya dari semut.
Tapi besok dia akan pergi
untuk berhadapan dengan predator dan cuaca buruk.
Malam itu, kebakaran melanda hutan,
dan kepompong tidak pernah menjadi kupu-kupu.

Saat fajar, di abu yang dingin,
pohon itu masih berdiri,
tetapi hatinya hangus,
terluka oleh api,
terluka oleh kesedihan.
Terluka oleh kesedihan.

Sejak saat itu,
ketika seekor burung hinggap di pohon,
pohon itu mengatakan tentang kepompong yang tidak pernah terbangun.
Ia membayangkan, sayapnya membentang,
melayang di langit yang biru jernih,
Menikmati madu bunga dan kebebasan,
saksi yang bijaksana tentang cerita cinta kita.

Monsieur Lazhar


Lanjutkan Menbaca