Hasil SKD CPNS 2018 Kalimantan Tengah

16 November 2018, beakhir sudah seleksi awal CPNS 2018. Sekarang saya ingin membagikan hasil Seleksi Kompetensi Dasar yang ikut di formasi Provinsi Kalimantan Tengah. But, firstly i wil story about my adventures in SKD CPNS 2018.

Terima kasih untuk CPNS 2018 akhirnya saya memiliki KTP. Sebelumnya saya tidak berniat mengikuti CPNS 2018 ini karena beberapa alasan, salah satunya adalah karena ketika mendaftar di SSCN ternyata data tidak ditemukan. Sempat malas sampai suatu hari ada yang memberikan bisikan untuk ikut. Ya udah ikut aja, iseng-iseng berhadiah NIP (ngarep).

Pengurusan KTP adalah hal yang membuat saya hampir saja tidak jadi. Awalnya dulu saya membuat KTP di ibukota propinsi (Palangka raya), dibuatkan oleh bapak kos. Kemudian setelah kembali ke Sampit saya mengikuti prekaman E-KTP. KTP jadi tetapi beberapa tahun kemudian rusak. Akhirnya saya memperbaiki ke dinas kependudukan sekalia memperbaiki nama karena nama saya seharusnya BURHANNUDIN bukan BURHAN NUDIN. Pada saat itu petugasnya membuatkan surat pernyataan pindah untuk saya isi. Mungkin karena saya masih tercatat di kots Palangka Raya. Namun, apa yang terjadi beberpa bulan kemudian ketika mau mengambil KTP dan KK. KTP belum bisa diambil harus cek sidik jari dulu dan ternyata cek sidik jari sedang rusak. Satu hal lagi yang aneh adalah nama saya raib dari data di KK.

Kemaren pas sudah mulai pendaftaran CPNS, setelah hampir satu tahun akhirnya sya coba comeback untuk mengurus. Setelah bertanya-tanya dengan petugas akhirnya diambil kesimpulan bahwa saya harus membuat surat pindah dari kota palangka raya yang jauhnya kurang lebih 200 Km (4 jm perjalanan). Atau bisa juga pencabutan data di kota palangka raya karena data saya terindikasi ganda. Dengan berbkal info dari seorang teman (Alhamdulillah dia lolos SDK), bahwa dulu dia juga pernah mengurus pencabutan data di kota, tetapi kata orang di dinas kependuudkan sebenarnya bisa kok ga harus datang, cukup ke dinas kependudukan stempat akhirnya sya mencoba negosiasi dengan petugas di dinas kependudukan. Akhirnya hanya dengan menghubungi peugas di kota palangka raya melalui wa, semua beres. beberapa saat kemudian saya diberi kartu pengambilan KK. Oya pada hari sebelumnya KTP saya sudah bisa diambil tanpa harus cek sidik jari. Aneh bin ajaib. Akhirnya saya berhasil mengantongi KTP dan KK dengan nama yang benar gratis.

Dari hal itu saya mengambil kesimpulan bahwa kita harus terus berjuang untuk mendpatkan sesuatu yang menjadi tujuan kita. Semua pasti ada jalannya.

Tanggal 5 Oktober saya mendaftar di SSCN. Tetapi baru pada tanggal 9 Oktober saya melakukan resume data. Dan pada saat itu saya belum mengirimkan berkas fisik ke BKD Propinsi. Saya pikir waktu masih panjang, kan pada saat itu ada perpanjangan waktu sampai 15 Oktober 2018. Namun, saya terkejut ketika sore hari menjelang maghrib, ternyata BKD Propinsi masih menulis batas akhir pengiriman berkas fisik adalah tanggal 10 Oktober 2018 (besok). Saya coba tanyakan ke helpdesk tetapi tidak ada balasan. Malah saya dapat info dari teman yang memberikan foto di sebuah kantor pos di Palngka Raya bahwa batas akhir adalah tanggal 10 Oktober 2018 pukul 14.00.

9 Oktober adalah hari yang sangat-sangat berantakan bahkan sampai 10 oktober. Perlu diketahui berkas saya masih kurang 2 yaitu fotocopy ijazah dan transkrip yang belum dilegalisir. Sebelumnya saya sudah meminta seorang alumni, tetapi karena dia sibuk sehingga tanggal 10 rencana baru bisa diambil. Saya tahu, pasti di Fakultas akan antri panjang, belum lagi di kantor pos kabarnya antri panjang. Perasaan saya was-was seharusnya berkas ijazah diambil tanggal 9.

Akhirnya, selepas maghrib saya langsung packing. Sebenarnya emang rencana selepas maghrib saya packing untuk berangkat ke pangkalan bun dari sampit pukul 00.00. Sesampai di Pangkalan Bun bertolak menuju Jakarta bersaam Duta Rumah Belajar 2017 asal kalimantan Tengah. Saya Duta Rumah Belajar 2018 Kalimantan Tengah. Tiket akirnya saya reschedule yang awalnya Pangkalan Bun – Jakarta menjadi Palangka Raya – Jakarta. Baru tau kalau reschedule itu kita harus tetap membayar. Tiketpertama nilainya lebih besar dibanding tiket selanjutnya dan akhirnya tiket persama saya hangus (tidak diganti oleh panitia) karena yang dinilai adalah yang ada boaring passnya.

Setelah berhasil reschedule tiket akhirnya saya batalkan bus ke Pangkaan Bun, tetapi untungnya sama PO Busnya bisa dialihkan, malah lebih murah. Alhamdulillah. Malam itu juga setelah selesai packing dan memastika tidak ada yang tertinggal akhirnya saya menuju ke Palngka Raya.

Jam menunjukkan pukul 04.00 ketika saya sudah sampai di terminal bus palangka raya. Setelah naik ojek kmudian shalat sebentar di Masjid Al husna G. Obos saya menuju ke asrama alumni yang membawa nomor antrian utnuk mengambil ijazah dan transkrip. Malangnya mahasiswa tersebut belum bangun dan batre HP saya dalam keadaan sekarat. Hati was-was karena memperhitungkan waktu. Pukul 09.00 pesawat sudah take off, itu artinya 90 menit sebelumnya harus sudah check in (membaca petunjuk di trvaloka, pada kenyataannya banyak penumpang yang telat tidak masalah). Fakultas baru buka pukul 08.00 WIB. Akhirnya kontak sana kotak sini.

Terima kasih untuk Yasifun, orang pertama yang datang untuk membantu walau harus dipaksa mengantarkan berkas-berkas CPNS saya ke Vinna Oktavia Pandu Winata. Vinna ini adalah teman sekampus dulu di Matematika. Dia memiliki suami bernama Dwi Susilo (kakak tingkat). Nah Dwi Susilo ini dimintai tolong sama Widya Narmi (teman kampus juga) untuk mengambil berkas legalisir di Fakultas. Widya Narmi sebenranya saya dapat info nomornya dari Sri Alawaiyah, teman kampus juga satu desa. Pokoknya semua iu saling berkaitan. Terima kasih untuk kalian semua sudah membantu.

Akhirnya berkas saya dibawa oleh Yasifun ke rumahnya Vinna, sepertinya waktu itu Kak Dwinya udah berangat kerja. Tapi kemudian balik lagi untuk mengambil nonor antrian. Saya ke bandara dengan hati yang was-was. Saya matikan HP karena benar-benar sekarat dan rencana mau saya buka pas mau take off saja. Syukurlah di dalam bandara ada toko aksesoris khas kalimantan tengah. Sayaiseng aja beli topi sekalian nebeng ngecarge. Terima kasih mbak di bandara. Lain kali mampir lagi kok.

Finally, info peseta yang lolos berkas diumumkan. Nomor saya 601. Akan ikut tes di hari ke-2, Senin 5 November 2018.

Sebelum mengikuti tes saya bersama teman-teman mencoba-coba simulasi di berbagai website yang menyediakan simulasi online. Hasilnya kadang lulus kadang engga. Tapi, dari sekian tes saya masih merasa sepertinya bakal berat untuk memperoleh nilai tinggi di Tes Karakteristk Pribadi (TKP). Apalgi mendengar para peserta yang sudah melakukan tes. Di berbagai daerah juga TKP menjadi momok yang menakutkan.

Tenyata, pada saat tes benar. TKP saya jatuh. Padahal saya sudah meluangkan waktu 30 menit lebih untuk menyelesaikan TKP. Awalnya saya gunakan untuk mengerjakan TKP. Biasanya ketika simulasi 20 menit sudah cukup. Tetapi stetlah 20 menit saya jadi was-was, karena kok ga selesai-selesai seperti baca novel. Akhirnya saya putuskan mengerjakan TWK kemudian lanjut TIU dan setelah itu balik lagi ke TKP.

Mungkin karena belum rejeki saya, nilai TKP saya hanya mampu mencapai TWK 105 TIU 105 TKP 134. Terbaik ke-3 di sesi 1 hari kedua. Terbaik pada saat sesi diraih oleh seorang dokter dengan total nilai 398 (best score kalimantan tengah sejauh ini), dan dia satu-satunya yang lulus pada sesi tersebut. Walaupun nilai saya belum sempurna setidaknya saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Pas pulang di dalam mobil ada yang memutar lagunya Calum Scoot: You Are The Reason, jadi kaya baper banget. Hehe.

Sekarang lanjut cerita ya. 14 November saya dan teman-teman saya mendapat info bahwa berkas PPG kami untuk tahun 2015 2016 harus dilengkapi. Jreng. padahal kan di edaran 2 tahun terakhirnya. Akhirnya sore-sore lagi say dan 2 teman saya segea mencari data-data. Malam itu juga saya berangkat ke Sampit (dari Samuda 40 Km) lalu beli tiket bus ke apalangka Raya. Sesampainya di eh ada WA dari LPMP kalau berkas kurang ga harus diantar langsung tp bisa lewat pos atau apalah. OMG, baru aja beli tiket eh ada wa tersebut. Tapi akhirnya saya tetap memutuskan ke Palangka Raya. Pukul 00.00 berangkat dari Sampit.

Setibanya di Dinas Pendidikan eh ketemu sama teman saya yang dulu ikut di seleksi Duta Rumah Belajar, pak Sugih guru bahasa inggris di SMAN 1 Balai Riam, lokasi tujuan CPNS saya. Setelah selesai dari dinas kami ngobrol-ngobrol perjuangannya yang sangat luar biasa dalam mengurus PPG. Kemudian kami ke BKD isengiseng melihat siapa saja yang lolos SKD. Tapi, akhirnya kami memutuskan gimana kala difoto saja tapi bagi dua, karena kami selanjutya mau ke LPMP.

Keesokan harinya saya dikasih tau pak Sugih siap saja yang lolos di Bahasa Inggris. Walaupun di sekolah tujuan beliau belum ada yang lolos, tetapi nilai yang belum lolos tinggi-tinggi. Pak Sugih mencatat semua nilai yang lolos SKD walaupun lebih rendah dari nilai yang beliau peroleh (342) dan mencatat semua yang nilainya 342 atau lebih tetapi tidak lolos, lalu dicek formasinya apa. Kenapa beliau melakukan itu karena rumornya bakal ada perangkingan dan kita ga tau perangkingan itu semua atau hanya mengisi kekosongan.

Sebenarnya saya juga mau mencatat seperti itu tapi belum sempat. Akhirnya tadi malam saya sempatkan untuk ngecek. Secara resmi diumumkan ada 106 peserta yang lolos SKD, tetapi saya hanya menemukan 100 peserta. dan ada 65 peserta yang nilainya 344 atau lebih termasuk saya.

NAMA NILAI KET LOKASI 
MOHAMMAD JOHAN WAHYUDI 377 TL SMAN 3 PRAYA
DODY IRAWAN 369 TL SMAN 6 PRAYA
NORITA ERMA DWI ASTUTI 369 L SMAN 6 PRAYA
DEI HIJRI ASTUTIK 363 L SMAN 4 PRAYA
NIKEN PRAH UTAMI 358 TL SMAN 4 PRAYA
WINARSIH 352 L SMAN 1 BRIAM
LISDA KUSUMA WARDANI 350 TL SMAN 2 DUSUN UTARA
KOMANG SLAMET SETIADI 349 L SMAN 1 DAMANG BATU
PUJJA SARI PURNAMA 348 L SMAN 3 PRAYA
ASTARI 346 TL SMAN 1 KOLAM
SUMIYATI 346 TL SMAN 1 KOLAM
BURHANNUDIN 344 TL SMAN 1 BRIAM
EFRATAVIA 344 L SMAN 2 TEWAH
NALA KURNIA VITRIA 344 TL SMAN 4 PRAYA
DESRIANA CAHYA KARINA 338 L SMAN 1 DUSUN TENGAH
HOSIANA RESTIATI BR. MARPAUNG 338 L SMAN 1 DUSUN TENGAH
HELKY PERNANDU 336 L SMAN 1 BELANTIKA RAYA
RIFKA DEWIYANTI 333 L SMAN 3 PRAYA
TANTY DELISSIANA 301 L SMAN 3 PRAYA

Kalau ada yang bilang kurang kerjaan banget ya, niat banget ya. Hahaha. Anda benar. Semoga jika tdak lulus kali ini, next ada kesempatan. Yang pasti apapun yang kita peroleh ini adalah yang terbaik yang Allah berikan. Mungkin kita belum pantas dapat PNS tahun ini. Atau Allah tidak kehendaki kita dapat PNS karena mungkin akan berakibat kurang baik bagi kita.

Tetap semangat teman-teman. Sampai ketemu di CPNS selanjutnya. Oya kalau kalian ga lulus yuk mending pesiapan ikut Duta Rumah Belajar 2019. Selain dapat sertifikat, Android Samsung, Laptop HP kita juga dapat banyak teman dari seluruh Indonesia yang tentunya akan menambah wawasan kita. Dan tentunya semua event gratis. Insya Allah 2 – 5 Desember 2018 kami akan mengadakan Rapat Persiapan Duta Rumah Belajar 2019 di Kuta, Bali sekalian hadir dalam acara ISODEL (International Symposium Open and Distance Learning).

Burhannudin, S. Pd. (085-787-715-715)

Duta Rumah Belajar Kalimantan Tengah 2018

Data Peserta CPNS Provinsi Kalimantan Tengah Lulus SKD

NAMA NILAI LULUS FORMASI
ADIE KUSWARA 350 L PRANATA KOMPUTER
ADISTY FRISCA TARISCA 339 L GURU BAHASA JERMAN
AGUNG GUMILAR 360 L ANALISIS PUBLIKASI
AHAD ISNANTO 352 L PRANATA KOMPUTER
AHMAD RIDHA HAFIZI 333 L GURU IPS SEJARAH
ALMA NELI UMAT 343 L GURU BAHASA INGGRIS
ANA MULIA ANJANI 325 L BIDAN TERAMPIL
ANITA 354 L
ARIS KURNIAWAN 330 L GURU IPA FISIKA
ARIS WIRATAMA 387 L GURU IPA KIMIA
ATUN SA’DIYATI W 343 L PERAWAT AHLI
CHRISNA AGUSTYANI HARYANTO 398 L DOKTER AHLI
DEI HIJRI ASTUTIK 363 L SMAN 4 PRAYA
DEPI NATALIA 329 L PENGENDALI EKOSISTEM
DESI NATALIA 336 L GURU PAK
DESRIANA CAHYA KARINA 338 L SMAN 1 DUSUN TENGAH
DIANI HIDAYAT 358 L PENGAWAS
DWI JATMIKO UTOMO 321 L TEKNISI
DWIPUTRA TESAN PANENGA 344 L DOKTER AHLI
EKA YULIANY 383 L PERAWAT TERAMPIL
ERIK ADI GUNAWAN 364 L PENGAWAS
EVI SUSILAWATI 332 L GURU IPA KIMA
EXLESIA STEPANI 330 L BIDAN TERAMPIL
FADIL RAMADHAN 308 L GURU IPA BIOLOGI
FAJRI IZMI 332 L GURU IPA KIMIA
FATMA WIJAYANTI 362 L ANALIS LAB
FEBRIANA 348 L DOKTER AHLI
FITRIANI SUSILONINGRUM 328 L AUDITOR
GILANG RAMADHAN 356 L GURU BAHASA INGGRIS
GINA PEBRIA LELONI 320 L GURU IPA KIMIA
GITA WIDYA BANGSA 333 L GURU BAHASA INGGRIS
GRACE JUILLET SAMOSIR 365 L DOKTER AHLI
HANJAYA 371 L PENGAWAS
HELKY PERNANDU 336 L SMAN 1 BELANTIKA RAYA
HENDRA SAPUTRA 318 L PENGELOLA DATA
HOSIANA RESTIATI BR. MARPAUNG 338 L SMAN 1 DUSUN TENGAH
IKA WIDYA ELNADA 340 L GUTU IPA FISIKA
IMA INDAYANI 334 L PERAWAT TERAMPIL
INDARGO BUDI PRASETYO 368 L PRANATA KOMPUTER
INNA INDRIA 356 L PENGELOLA PERLINDUNGAN
INTAN AGUSTININGSIH 336 L BIDAN TERAMPIL
IRA NOPITA 374 L PERAWAT TERAMPIL
IRWAN ANGGARA 313 L PRANATA KOMPUTER
IRWAN SOFYAN 337 L GURU IPS SOSIOLOGI
ITA ABYTA SARI 333 L PENATA RUANG
JHONI WARKEL SEMBIRING 333 L GURU BAHASA PERANCIS
JULIYANA 333 L PRANATA KOMPUTER
KARNITA HANDAYANI 329 L BIDAN TERAMPIL
KOMANG SLAMET SETIADI 349 L SMAN 1 DAMANG BATU
KRISNA EKA FIBRIANI SAPUTRI 340 L BIDAN TERAMPIL
KRISTIAN EKA STEFANUS 325 L ANALIS JABATAN
LEWI MARTHA FURI 396 L DOKTER AHLI
LUTFI AYU PAMBUDI 321 L ANALIS BANGUNAN
M. FEBRI MUSLIM 354 L PENGELOLA JALAN
MAULINA FRITA HASANI 364 L PERAWAT TERAMPIL
MAYA AYU PERMATASARI 320 L ANALIS LAB
MEILANTIE PRITA ANDHINI 358 L BIDAN TERAMPIL
MOCHAMAD MACHRUS ALI 361 L GURU IPS GEOGRAFI
MUHAMMAD LAZUARDY ADILIFI 314 L ANALIS INFRASTRUKUR
MUHAMMAD SAYUTI 315 L GURU PAI
MUHAMMAD WAHIF 347 L PERAWAT TERAMPIL
MUHAMMAD YUSUF SHOLLEHUDIN 347 L GURU IPA FISIKA
NAFTALI SESI 309 L GURU IPA KIMIA
NANDA PUGA SAKTISWARA 307 L GURU BAHASA JEPANG
NENENG HODIJAH 342 L BIDAN TERAMPIL
NIRA SEPIANI 315 L ANALIS RUANG
NORITA ERMA DWI ASTUTI 369 L SMAN 6 PRAYA
NOVIA NOR LIYANA 385 L AUDITOR
NOVIASI 333 L PERAWAT TERAMPIL
NOVRINDA ASMA’UL JANNAH 306 L ANALIS KERJASAMA
OKTARIA NOVRATINA PURBA 331 L ANALIS KERJASAMA
OKTO FRANCISCO 352 L GURU BAHASA JERMAN
OLLYFIA VIOLETTA 335 L PRANATA KOMPUTER
PRAYUDA 329 L GURU IPA FISIKA
RAYA MARIA LUMBAN BATU 345 L PENGELOLA SDA
REZKIE AULIA FAJAR 313 L PRANATA KOMPUTER
RIFKA DEWIYANTI 333 L SMAN 3 PRAYA
RIFKA FONI YUANITA 369 L GURU BAHASA INGGRIS
RINI OKTAVIA NINGSIH 343 L PERAWAT TERAMPIL
ROBET ANTONIUS BARUS 323 L ANALIS
SABAM PARSAORAN SITUMORANG 360 L ANALIS RUANG
SAMSON BARNEA 303 L PENGELOLA DATA
SARIFAH ALAWIYAH 335 L GURU BAHASA INGGRIS
SELIATI 320 L PENGENDALI EKOSISTEM
SITI MUNDIRONAH 328 L GURU IPA KIMIA
SUGENG BASUKI 376 L PENYULUH KEHUTANAN
SUPRAYITNO 330 L GURU BAHASA INGGRIS
TAMPUBOLON FRANSISKA SONDANG 349 L PENGELOLA KEPEGAWAIAN
TANTY DELISSIANA 301 L SMAN 3 PRAYA
TEDY FIRMAN 358 L GURU BAHASA INGGRIS
TETI RIYANTI SIHOMBING 344 L GURU IPS SOSIOLOGI
TIRAYANI 323 L BIDAN TERAMPIL
TITIN ARTINASARI 365 L PERAWAT TERAMPIL
TRIA ILMIATI 364 L BIDAN TERAMPIL
TRIANA JUMANTIAS 344 L GURU IPA KIMIA
WINARSIH 352 L SMAN 1 BRIAM
YEPTI SIVINTAN 324 L GURU IPA KIMIA
YOGI SATRIAWAN 306 L PERAWAT TERAMPIL
YOSUA HENDRIKO MANURUNG 377 L DOKTER AHLI
YUYUN TRI LESTARI 323 L BIDAN TERAMPIL

NOTE: Data di atas mungkin tidak sepenuhnya benar. Silakan cek sendiri di BKD jika ada kekeliruan.

Unduh Hasil SKD kelulusan sini

Advertisements

A Story of Rumah Belajar

Finnaly, today i can write about my adventures in event Duta Rumah Belajar. Event Duta Rumah Belajar Rumah aims to find educators who care about learning based on information technology and computers in Indonesia. Rumah Belajar is educational website established by pustekkom kemdikbud since 2011. This website is expected to be used by students, teachers or other communities. Rumah Belajar has 8 main features that can be used in learning activities.

Sumber Belajar. This feature provide learning sources for students and teachers based on the curriculum. Sumber Belajar are presented structurally with an attractive appearance because they are presented in images, videos, animations, simulations and games.

Buku Sekolah Elektronik (BSE). BSE provides school books from elementary schools to high schools based on national standards that can be read online or downloaded free.

Bank Soal. Bank Soal provides a set of questions grouped by subject matter. beside, there are also various access to practice questions, tests and exams for free

Laboratorium Maya. Laboratorium Maya (Virtual Lab) presents a collection of learning simulations that are presented interactively and interestingly.

Peta Budaya. Peta Budaya (Cultural Maps) are a collection of cultures from all of Indonesia. Cultural maps are presented in pictures, videos, animations and games.

Wahana Jelajah Angkasa. Wahana Jelajah Angkasa is the learning media for explore about space.

Pengembangan Keprofesian Berkelajuntan (PKB). PKB includes education and training activities that can be taken by teachers. A teacher can take training, which consists of a set of training in accordance with the specifications he has through the website.

Kelas Maya. Kelas Maya (Virtual Class) is a leaning management system developed specifically to facilitate the occurrence of virtual learning between teachers and students, anytime and anywhere.

Rumah Belajar has given to me so many lessons in my life such as creativity, problem solving, communication, collaboration and especially self-confidence. If you wanna learn about Rumah Belajar, visit official website  here or visit my videos here.

If you want to be Duta Rumah Belajar 2019 like me, stay tune in my social media:

IMG_8814

Facebook: Burhan N R

Twitter: Burhan Nudin

Blog: A Tale of My Adventures

WA: 085-787-715-715

SMS: 085248100762

Rumah Belajar: Agent of Change (Sequel)

Rumah belajar? Siap yang tidak kenal dengan rumah belajar? Sebuah portal resmi milik pemerintah yang berisi fitur-fitur penunjang pembeajaran. Bagi yang belum tahu, bisa diakses melalui link Rumah Belajar.

Saya yakin, sudah banyak pendidik maupun peserta didik yang mengetahuinya. Jadi, kali ini saya akan menceritakan sedikit kisah perjalanan saya dalam sosialisasi RUmah Belajar.

Rumah belajar telah mengingatkan saya pada kenangan 7 tahun yang lalu, 2011. Masa di mana saya baru lulus dari dunia perkuliahan. Masih terlalu banyak pelajaran dan pengalaman yang harus saya alami waktu itu. Jadi, wajar saja jika saya mengingat kembali pada masa itu, begitu bodohnya saya pada dunia pendidikan. Sebenarnya sampai saat ini pun saya masih bodoh dalam dunia pendidikan. Tapi, saya berusaha semaksimal mungkin meningkatkan kemampuan saya sebagai pendidik.

WhatsApp Image 2018-09-22 at 23.11.09

Rumah belajar telah memepertemukan saya dengan orang-orang dari seluruh pelosok bumi kalimantan tengah, salah satunya adaah seorang pendidik bernama Khoir Wakhidah. Beliau adalah salah satu pendidik di MAS Darul Ulum Palangka Raya. Hal itulah yang membuat saya kembali teringat kenangan pada masa lalu.

Ya, saya pernah mengajar di Darul Ulum palangka Raya pada tingkat dasar, yaitu Madarasah Ibtidaiyah. MI Darul Ulum. Tempat di mana permuaan saya mengabdi pada dunia pendidikan.

Tulisan ini mungkin terlihat sepele, saat ini. Tapi saya mencoba menuliskannya. Saya tahu, suatu saat mungkin sepuluh atau dua puluh tahun lagi ada seseorang yang menghapiri saya dan bertanya: “Apakah bapak kenal saya? Saya adalah orang yang bapak tulis di blog bapak.”

Sederhana sekali tujuan saya membuat tulisan ini: membuat tulisan yang akan dibaca puluhan tahun kemudian. Di tulisan ini saya hanya ingin mengatakan bahwa, saya masih perduli, masih menyayngi siswa-siswi di MI Darul Ulum yang dulu pernah saya marahi.

Pertemuan saya dengan peserta dari MAS Darul Ulum mengingatkan saya, bahwa ada seorang alumni yang sudah lama add akun facebook saya dan belum saya terima. Setalah saya terima perteman dan salah seorang dari mereka menambahkan saya sebagai teman di WA dan memasukan saya di grup WA.

Ada beberapa yang mengajak untuk meet up, namun sayangnya itu adalah hari di mana saya sudah dalam perjalanan pulang kembali ke kota tempat kerja (Sampit). Perlu diketahui pelatihan Rumah Belajar di kota Palangka Raya dengan jarak yang lebih dari 200 km. Akhirnya saya berjanji suatau saat akan bertemu dengan mereka.

Sepulang dari kegiatan saya mendapat WA dari kepala sekolah bahwa hari sabtu (saya plang hari rabu), saya harus ke kota Palangka Raya lagi uttuk mendatangi Evaluasi SPAN PTKIN yang hanya 1 hari. Mingu siang sebelum pulang saya menyempatkan diri untuk menemui mereka.

Alhamdulillah, akhirnya saya bisa betremu dengan anak-anak yang dulu pernah saya tinggalkan 7 tahun yang lalu ketika mereka kelas 5. Rasa haru bisa bertemu mereka. Ingin rasanya menagis tetapi saya menahan.

Pertemuan dengan mereka telah menyadarkan saya bahwa, selama tujuh tahun sya tidak pernah berbuat apa-apa. Mereka sudah setua itu tapi saya belum membuat sesuatu yang bermanfaat untuk pendidikan.

WhatsApp Image 2018-09-22 at 23.05.59

Cek mereka tujuh tahun yang lalu di sini dan di sini.

Kapsul Waktu

Manusia adalah makhluk yang fana. Kematian pasti akan menghampiri setiap manusia. Tak peduli pada usia yang sudah senja, atau pun bayi yang belum melihat dunia, maut bisa datang kapan saja.

Kematian yang indah akan meninggalkan jejak-jejak yang elok untuk dikenang. Kematian yang buruk tak akan diingat dan tak diharapkan walaupun hanya pada mimpi-mimpi.

Setiap kematian meninggalkan kenangan. Kenangan itu akan sirna seiring matinya manusia yang membawa kenangan itu. Tapi, kenangan itu masih bisa diceritakan lagi jika dituliskan dan disimpan dalam tempat yang aman.

Kapsul WaktuNair al Saif